Kamis, 30 Oktober 2014

Hujan Pertama

Saat turun hujan pertama kali.... 
Membasahi semesta yang gersang, yang begitu setia menunggu hujan yang tak kunjung datang....
Seperti rasa yang menunggu pasti. Resah, gelisah, berkecamuk dalam diri.
Ungkapkan isi hati,  atau aku harus berlari dan pergi....
Saat turun hujan pertama kali....
Bau tanah basah yang kurindu....
Seperti aku yang selalu merindukan kamu....
Tetesan hujan yang menyejukan jiwaku....
Seperti melihat senyum indah itu membasahi kalbu....
Kamu adalah hujan, hujan adalah kamu....
Kamu dan hujan adalah yang selalu membuat aku rindu....
Hujan sampaikanlah rinduku pada dia....
Hujan aku cinta dia... 

Minggu, 12 Oktober 2014

Cahaya

Kala mentari menampakan keanggunannya.
Ketika ia datang dan pergi begitu padu dengan waktu.
Ketika ia menjelma menjadi kelabu.
Dan hanya menyisakakan cahaya semu.
Ada berjuta cahaya di langitku.
Dan cahaya mata dan dan kalbumu lah yang terindah untuk ku.

Rasa yang indah

Rasa ini, rasa yang tidak biasa, yang selalu menghampiri setiap detik waktu berjalan.
Saat ku ingat dirimu, ada rasa yang sungguh berbeda. 
Rasa yang begitu mengganggu, namun aku suka itu.
Ini khayal raga ku, atau kah kenyataan yang begitu indah untuk ku. 

Sabtu, 04 Oktober 2014

Rindu kelabu

Malam kelabu,
Hati ini dibelenggu rindu,
Sedang apakah kamu?
Aku rindu kamu,
Marilah kita bertemu,
Agar rindu ku tak berlalu seperti waktu,
Tak usah kita bercengkrama seru,
Aku hanya ingin tatapan lembut itu,
Berjumpalah dengan ku.

Jumat, 05 September 2014

Senja Dan hujan

Senja hari ini tak berwarna jingga...
Gelap oleh awan hitam...
Udara malam ini begitu menusuk...
Sedang gundahkah kamu disana?
Sedang bersedihkan kamu disana?
Hujan turun kali ini, bukan karna kamu sedang bahagia...
Tapi karna kamu sedang berduka...
Aku tak dapat menghapus duka lara...
Biarlah hujan malam ini, membawa duka lara itu pergi...
Biarlah semua sedih itu mengalir sampai bertemu tepi...
Tetaplah tersenyum iblis kecilku...
Semua duka lara ini sebentar lagi akan sirna...
Hujan hapuslah pedih hatinya...
Hujan lukislah senyum indah itu lagi...
Hujan berilah dia ketenangan...
Hujan temanilah iblis kecil ku, hingga dia terlelap nanti...

Berjumpa Dengan Mu

Saat pertama melihatnya, terasa biasa namun bahagia...
Untuk melihat kedua kalinya, hanya dapat terdiam dan bergumam "Indah"...
Dan untuk melihat kesekian kalinya, tak ada rasa jemu ku memandangnya...
Memandang dikejauhan saja, dia tetap elok sempurna...
Raut wajah yang mendamaikan,  sopan santun yang terjaga...
Tutur kata yang lembut, mata nan indah yang tak kuasa ku pandang lama...
Aku selalu ingin berjumpa dengan mu, si iblis kecilku...

Kamis, 04 September 2014

Si Iblis Kecil

Wajah manisnya,
Senyum manjanya,
Sifat baiknya,
Janganlah kalian tertipu olehnya,
Akan tetapi saya sendiri terpedaya olehnya,
Tak dapat lagi ku pungkiri,
Si iblis kecil itu telah memperdaya ku,
Dengan semua yang dia miliki,
Tak dapat ku lepaskan pandangan ini darinya,
Tak dapat ku hentikan pikiran ini untuk memikirkannya,
Si iblis kecil yang nakal, yang mengganggu kehidupan ku dengan indahnya....